Tata Cara Sholat Dhuha, Niat dan Keutamaan Shalat Dhuha. Shalat Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika matahari sedang naik. Waktu shalat dhuha kira-kira, ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur dengan niat shalat dhuha.
Tata Cara Sholat Dhuha, Niat dan Keutamaan Shalat Dhuha
Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam. Berikut penjelasan tata cara, niat, rahasia dan keutamaan mengerjakan shalat Dhuha :
A. Tata Cara Shalat Dhuha
* Niat shalat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram :
“Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”
“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’alaa.”
* Membaca doa Iftitah
* Membaca surat Al-Fatihah
* Membaca satu surat didalam Al-Quran
- Surat Asy-Syams
- Surat Al-Lail
- Surat Adh-Dhuha
- Surat Al Insan
- (Atau surat Al-Quran yg lainnya)
* Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
* I’tidal dan membaca bacaanya
* Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
* Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya
* Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
* Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.
Doa yang dibaca setelah shalat dhuha:
“Ya Allah, bahwasanya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu”.
“Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi , keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh”.
“Allaahumma innad dhuha dhuhaauka, wal-jamaala jamaaluka, wal-qudrota qudratuka, wal-’ishmata ‘ishmatuka. In kaana rizqii fil-ardhi fa akhrijhu, wa in kaana fissamaa’i fa anzilhu, wa in kaana haraaman fa thahhirhu, bi haqqi dhuhaaika wa jamaalika wa qudratika, ya Allah”.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya masa pagi ini adalah masa pagiMU, keindahan ini adalah keindahanMU, kuasa ini adalah kekuasaanMU, kenyamanan ini adalah kenyamananMU. Seandainya rizki saya tersembunyi di dalam bumi maka keluarkanlah, jika di langit turunkanlah, jika haram bersihkanlah, berkat kesejatian masa pagiMU, keindahanMU, dan kekuasaanMU, ya Allah.”
B. Rahasia dan Keutamaan shalat Dhuha
Hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:
1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:
“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).
2. Ghanimah (keuntungan) yang besar
Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang.
Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!”.
Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).
Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?”
Mereka menjawab; “Ya!
Rasul saw berkata lagi:
“Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)
3. Sebuah rumah di surga
Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:
“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)
4. Memeroleh ganjaran di sore hari
Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:
Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).
Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”
(Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).
5. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib: 673).
Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:
“Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna..” (Shahih al-Jami`: 6346).
6. Ampunan Dosa
“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)
Dengan mengetahui tata cara, niat dan keutamaan shalat Dhuha diatas, semoga menjadi pedoman untuk selalu melaksanakan shalat sunah dhuha dengan benar. Dengan niat karna Allah, semoga mendapat pahala dan tempat yg baik di akhirat nanti. Aaamiiin.. Dari berbagai sumber
Tampilkan postingan dengan label agama islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agama islam. Tampilkan semua postingan
Jumat, 04 Maret 2011
PERBEDAAN ARTI KATA AMIN, AAMIN,AMIIN,AAMIIN
Lafaz aamiin diucapkan didalam dan diluar salat, diluar salat amin diucapkan oleh orang yang mendengar doa orang lain. Aamiin termasuk isi fiil Amr, yaitu isim yang mengandung pekerjaan. Maka para ulama jumhur mengartikannya dengan Allahummas istajib (ya Allah ijabahlah). Makna inilah yang paling kuat dibanding makna-makna lainnya seperti bahwa aamiin adalah salah satu nama dari asma Allah swt.
Membaca aamiin adalah dengan memanjangkan a (alif) dan memanjangkan min, apabila tidak demikian akan menimbulkan arti lain.
Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan kata “AMIN” yaitu :
1. ”AMIN” (alif dan mim sama-sama pendek), artinya AMAN, TENTRAM
2. "AAMIN” (alif panjang & mim pendek), artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN
3. ”AMIIN” (alif pendek & mim panjang), artinya JUJUR TERPERCAYA
4. “AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang), artinya YA TUHAN, KABULKANLAH DOA KAMI
Arti kesemuanya bermakna baik, tapi benar atau belum pemakaian kata² tersebut?
Supaya apa yang kita lafalkan benar dan sesuai dengan arti yang kita inginkan.
Semoga bermanfaat...
Membaca aamiin adalah dengan memanjangkan a (alif) dan memanjangkan min, apabila tidak demikian akan menimbulkan arti lain.
Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan kata “AMIN” yaitu :
1. ”AMIN” (alif dan mim sama-sama pendek), artinya AMAN, TENTRAM
2. "AAMIN” (alif panjang & mim pendek), artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN
3. ”AMIIN” (alif pendek & mim panjang), artinya JUJUR TERPERCAYA
4. “AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang), artinya YA TUHAN, KABULKANLAH DOA KAMI
Arti kesemuanya bermakna baik, tapi benar atau belum pemakaian kata² tersebut?
Supaya apa yang kita lafalkan benar dan sesuai dengan arti yang kita inginkan.
Semoga bermanfaat...
Jumat, 24 Desember 2010
MAZHAB ISLAM
Mazhab Islam dalam pengertian adalah hukum yang didapat seseorang dengan jalan Ijtihat, Mazhab yang digunakan secara luas oleh umat islam dari kalangan suni (90% pemeluk islam di dunia) adalah; Mazhab hasil Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hambali. Sementara dari kalangan Syi'ah ( 10% pemeluk islam dunia). Mazhab Ja'fari, Mazhab Ismailiyah, Mazhab Zaidiyah.
Dari segi bahasa Mazhab yang berasal dari bahasa Arab adalah jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan Mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama islam yang dikatakan Mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikan pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya yang dibangun diatas prinsip-prinsip dan kaidah.
Walaupun Islam mengenal golongan Suni dan Syi'ah serta beberapa Mazhab, Bukan berarti terjadi perbedaan atau pertentangan mutlak dalam agama islam. Sebaliknya ini merupakan perbedaan melalui pendapat logika dan ide dalam memahami islam. Perkara pokok seperti tauhid dan aqidah masih sama dan tidak berubah, di mana seluruh umat islam mengakui Tuhannya adalah Allah SWT, Nabi/Rasul Nya adalah Muhammad SAW dan kitabnya Al-Qur'an.
Suni atau lebih dikenal dengan istilah Ahlul Sunnah Wal Jamaah. Pada Awalnya mempunyai banyak Mazhab,sampai akhirnya tinggal hanya empat Mazhab yang paling terkenal yang diikuti oleh islam suni. Keempat Mazhab ini menurut keyakinan islam suni ;valid untuk diikuti. Perbedaan setiap Mazhab tidak bersifat fundamental.
1.Mazhab Hanafi
Pengikut banyak di Pakistan, India, Banglades,Srilanglka, Maladewa, Mesir bagian utara, sebahagian Irak , Syiria, lebanon dan palestina.
2.Mazhab Maliki.
Pengikut banyak terdapat di Afrika Barat.
3.Mazhab syafi'i
Didirikan oleh Imam Syafi'
Pengikut : Indonesia, Turki, Irak, Syiria, Iran, Mesir, Somalia, Yaman, Thailand, Singapura, Filipina, Srilangka, dan menjadi Mazhab resmi di Malaysia dan Brunei.
4.Mazhab Hambali
Didirikan oleh para murid-murid Imam Ahmad bin Hambal.
Pengikut dominan di semenanjung arab. Mazhab ini merupakan Mazhab yang di anut di Arab Saudi.
Syiah atau lebih dikenal dengan Syiah Ali in Thalib. Pada awalnya juga mempunyai banyak Mazhab. Namun akhirnya hanya tiga Mazhab yang terkenal pad saat ini. yaitu Paham Mazhab Itsna ( imam dua belas) Asyariah ( paling banyak diikuti), Mazhab Ismiliyah, Mazhab Zaidiyah. Dalam keyakinan kaum Syi'ah Ali Bin Abi Thalib dan keturunannya adalah orang yang paling berhak untuk memimpin dan memegang tampuk kepemimpinan sebagai Khalifah dan Imam bagi umat Muslim.Diantara ketiga Mazhab Syi'ah terdapat perbedaan dalam hal siapa yang menjadi imam dan pengganti para imam saat ini.
Mazhab Itsna Asyariah/Ja'fari
Dinamakan Mazhab Imamiah dan Mazhab dua belas imam, Dinamakan Mazhab ini karena mereka percaya yang berhak memimpin umat islam adalah imam dan mereka percaya ada dua belas imam.
Urutan mereka Adalah:
1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Muhammad Bin Ali.
6. Jafar Bin Muhammad.
7. Musa Bin Jafar.
8. Ali Bin Musa.
9. Muhammad Bin Ali.
10.Ali Bin Muhammad.
11.Hasan Bin Ali.
12.Muhammad Bin Hasan.
Mazhab ini merupakan mazhab resmi Republik Islam Iran.
Mazhab Ismailiyah
Dinamakan juga dengan Mazhab imam tujuh karena mereka percaya hanya tujuh orang dari Ali Bin Abi Thalib yang berhak menjadi imam umat muslim, dan mereka percaya Ismail lah yamg menjadi imam ke tujuh.
Urutan mereka adalah:
1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Muhammad Bin Ali.
6. Jafar Bin Muhammad.
7. Ismail Bin Jafar.
Mazhab Zaidiyah
Dinamakan juga Mazhab hasil Mazhab imam lima karena mereka percaya hanya lima imam inilah yang berhak memimpin umat islam. Mazhab hasil Mazhab ini dipandang sebagai Mazhab hasil mazhab moderat karena mereka mengakui tiga imam sebelum Ali Bin Abi Thalib.
Urutan mereka adalah:
1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Zaid Bin Ali.
Dari segi bahasa Mazhab yang berasal dari bahasa Arab adalah jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan Mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama islam yang dikatakan Mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikan pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya yang dibangun diatas prinsip-prinsip dan kaidah.
Walaupun Islam mengenal golongan Suni dan Syi'ah serta beberapa Mazhab, Bukan berarti terjadi perbedaan atau pertentangan mutlak dalam agama islam. Sebaliknya ini merupakan perbedaan melalui pendapat logika dan ide dalam memahami islam. Perkara pokok seperti tauhid dan aqidah masih sama dan tidak berubah, di mana seluruh umat islam mengakui Tuhannya adalah Allah SWT, Nabi/Rasul Nya adalah Muhammad SAW dan kitabnya Al-Qur'an.
Mazhab SUNI
Suni atau lebih dikenal dengan istilah Ahlul Sunnah Wal Jamaah. Pada Awalnya mempunyai banyak Mazhab,sampai akhirnya tinggal hanya empat Mazhab yang paling terkenal yang diikuti oleh islam suni. Keempat Mazhab ini menurut keyakinan islam suni ;valid untuk diikuti. Perbedaan setiap Mazhab tidak bersifat fundamental.
1.Mazhab Hanafi
Pengikut banyak di Pakistan, India, Banglades,Srilanglka, Maladewa, Mesir bagian utara, sebahagian Irak , Syiria, lebanon dan palestina.
2.Mazhab Maliki.
Pengikut banyak terdapat di Afrika Barat.
3.Mazhab syafi'i
Didirikan oleh Imam Syafi'
Pengikut : Indonesia, Turki, Irak, Syiria, Iran, Mesir, Somalia, Yaman, Thailand, Singapura, Filipina, Srilangka, dan menjadi Mazhab resmi di Malaysia dan Brunei.
4.Mazhab Hambali
Didirikan oleh para murid-murid Imam Ahmad bin Hambal.
Pengikut dominan di semenanjung arab. Mazhab ini merupakan Mazhab yang di anut di Arab Saudi.
Mazhab Syia'ah
Syiah atau lebih dikenal dengan Syiah Ali in Thalib. Pada awalnya juga mempunyai banyak Mazhab. Namun akhirnya hanya tiga Mazhab yang terkenal pad saat ini. yaitu Paham Mazhab Itsna ( imam dua belas) Asyariah ( paling banyak diikuti), Mazhab Ismiliyah, Mazhab Zaidiyah. Dalam keyakinan kaum Syi'ah Ali Bin Abi Thalib dan keturunannya adalah orang yang paling berhak untuk memimpin dan memegang tampuk kepemimpinan sebagai Khalifah dan Imam bagi umat Muslim.Diantara ketiga Mazhab Syi'ah terdapat perbedaan dalam hal siapa yang menjadi imam dan pengganti para imam saat ini.
Mazhab Itsna Asyariah/Ja'fari
Dinamakan Mazhab Imamiah dan Mazhab dua belas imam, Dinamakan Mazhab ini karena mereka percaya yang berhak memimpin umat islam adalah imam dan mereka percaya ada dua belas imam.
Urutan mereka Adalah:
1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Muhammad Bin Ali.
6. Jafar Bin Muhammad.
7. Musa Bin Jafar.
8. Ali Bin Musa.
9. Muhammad Bin Ali.
10.Ali Bin Muhammad.
11.Hasan Bin Ali.
12.Muhammad Bin Hasan.
Mazhab ini merupakan mazhab resmi Republik Islam Iran.
Mazhab Ismailiyah
Dinamakan juga dengan Mazhab imam tujuh karena mereka percaya hanya tujuh orang dari Ali Bin Abi Thalib yang berhak menjadi imam umat muslim, dan mereka percaya Ismail lah yamg menjadi imam ke tujuh.
Urutan mereka adalah:
1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Muhammad Bin Ali.
6. Jafar Bin Muhammad.
7. Ismail Bin Jafar.
Mazhab Zaidiyah
Dinamakan juga Mazhab hasil Mazhab imam lima karena mereka percaya hanya lima imam inilah yang berhak memimpin umat islam. Mazhab hasil Mazhab ini dipandang sebagai Mazhab hasil mazhab moderat karena mereka mengakui tiga imam sebelum Ali Bin Abi Thalib.
Urutan mereka adalah:
1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Zaid Bin Ali.
SHALAT JUM'AT
Wah pas pulang dari shalat jum’at tiba-tiba aja pengin baca dan nulis tentang shalat jum’at. Saya yakin teman2 yang baca tentang shalat jum’at ini pada sudah tahu dan paham, tapi ga ada salahnya kalau kita baca untuk mengingat-ingat kembali siapa tahu ada yang lupa( He he he.) Seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an maupun hadist:
- Surat Al Jumu'ah ayat 9 yang artinya :"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu di seru untuk melaksanakan shalat pada hari hari jum'at, maka bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkan jual beli, dan itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui".
- "Hendaklah orang-orang itu berhenti dari meninggalkan shalat jum'at atau kalau tidak, Allah akan menutup hati mereka kemudian mereka menjadi orang yang lalai" (HR. MUSLIM).
- "Shalat Jum'at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dialaksanakn secara jama'ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya,perempuan, anak kecil dan orang sakit".(HR. ABU DAUD DAN AL-HAKIM, HADIST SHAHIH)
- "Sungguh aku berniat menyuruh seseorang ( menjadi imam) shalat bersama-sama yang lain, kemudian aku akan membakar rumah orang-orang yang meninggalkan shalat jum'at".(HR. MUSLIM).
Shalat jum’at dah pasti dilaksanakan pada hari jum’at dan waktunya dilasanakan pas atau sama dengan shalat dhuhur tetapi rakaatnya hanya dua. Dengan niat,”USHOLLII FARDLOL JUM’ATI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAAN-AN ( MA-MUUMAN/IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA “ ( artinya: aku sengaja shalat jum’at dua rakaat menghadap kiblat menjadi makmum/imam karena Allah SWT). Untuk syarat sah nya sholat jum’at tentu ada syarat-syaratnya yaitu sebagai berikut:
- tempat sudah tertentu (mesjid / mushala).
- Dikerjakan dengan berjamaah.
- Dilakukan dalam waktu dhuhur
- Sebelum shalat jum’at di dahului khutbah.
nah di bawah ini adalah hal-hal yang dianjurkan sebelum dan pada saat shalat jum'at.
- Meninggalkan jual beli saat azan berkumandang
- Mandi terlebih dahulu.
- Memakai wangi-wangian.
- memotong kuku dan mencukur kumis ( bagi yang berkumis.... he he he)
- Menyegerakan pergi ke masjid.
- Melaksanakan shalat-shalat sunat selama imam belum naik mimbar
- Tidak melangkahi pundak-pundak orang yang sedangduduk dan menyingkirkan/menggeser mereka yang sudah duduk.
- Tenang dan mendengarkan khatib membaca khutbah. dengan demikian selama khotib berkhotbah, kita dilarang keras bercakap-cakap, mengucapkan sepatah kata saja itu bisa mengakibatkan ibadah kita termasuk sia-sia Rasulullah bersabda: "Ketika engkau katakan kepada temanmu 'diam' pada waktu khatib sedang berkhotbah, maka sia-sialah kamu" (al hadist )
- Memperbanyak salawat kepada nabi Muhammad pada hari jum'at dan malam sebelumnya.
- Memanfaatkan sebaik-baiknya untuk berdoa karena hari jum'at adalah waktu yang mustajab untuk di kabulkannya doa.
sedangkan rukun ini berlaku untuk para pengkhotbah shalat jum'at sedangkan jamaah hanya perlu tau aja........ ok.
Rukun Khutbah sholat jum'at yaitu:
- Membaca hamdalah.
- Membaca shalawat Nabi Muhammad dalam dua khutbah.
- Berpesan/nasehat agar "taqwa" kepada Allah SWT dalam dua Khutbah.
- Membaca ayat Al-Qur'an dalam Khutbah pertama.
- Memohon Maghfirah (ampunan) bagi sekalian mukmim pada khutbah kedua.
Syarat Khutbah Shalat Jum'at adalah:
- Isi khutbah dapat didengar dan lebih baik mudah dipahami oleh jamaah. Hal ini karena di Indonesia ada beberapa masjid yang khotbah jum'at menggunakan bahasa arab,sehingga pesan-pesan yang di sampaikan sulit/tidk dipahami oleh jamaah.
- Antara khutbah pertama dan kedua dikerjakan berturut-turut.
Adapun tata cara shalat jum'at :
- Khatib naik mimbar ketika waktun telah masuk ( waktu dhuhur), kemudian naik mimbar memberi salam dan duduk.
- Muadzin mengumandangkan adzan.
- Khutbah pertama: Khatib berdiri dan mengucapkan hamdalah dan pujian kepada Allah SWT dan mengucapkan salawat kepada Rasulullah. Kemudian khatib memberi nasihat, menyampaikan perinah dan larangan dari Allah SWT dan Rasulullah, mendorong berbuat kebajikan dan meninggalkan perbuatan yang dilarang dan mengingatkan janji-janji bagi yang berbuat baik serta ancaman bagi yang berbuat tidak baik. Kemudian duduk kembali.
- Khutbah kedua: Mengucapkan hamdalah dan pijian kepada Allah SWT, melanjutkan khutbah pertama dan ditutup dengan do'a.
- Khatib turun mimbar dan muadzin mengumandangkan iqamah.
- Imam memimpin shalat dua rakaat dengan mengeraskan bacaan.
Jumat, 17 Desember 2010
ISLAM
Kata Islam berasal dari bahasa arab aslama, ditinjau dari segi bahasa ,islam memiliki beberapa arti yaitu :
1. Islam berarti taat dan berserah diri kepada Allah SWT
2. Islam berarti damai dan kasih sayang maksudnya islam mengajarkan perdamaian dan kasih
3. Islam berarti selamat artinya salam merupakan petunjuk untuk memperoleh keselamatan hidup baik di dunia maupun akhirat.
Menurut pengertian umum islam adalah agama yang dibawa dan diajarkan oleh nabi Muhammad SAW . Seseorang yang memproklamirkan diri sebagai umat Islam, wajib mengamalkan Rukun Islam yang lima (5) Yaitu:
1. Mengucapkan kalimat dua syahadat yang diucapkan secara lisan dan diyakini dalam hati (ASYHADU AN-LAA ILAAHA ILLALLOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULLULAAH) aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.
2.Mendirikan sholat yang lima waktu.
3.Mengeluarkan zakat.
4.Menuanaikan puasa.
5.Melaksanakan ibadah haji apabila telah memenuhi syarat yang sudah ditetapkan.
Syariat Islam atau Hukum Islam adalah peraturan yang ditetapkan oleh Allah SWT kepada hambanya yang telah aqil baliq dan berakal sehat. Bagi orang yang mengaku islam, keharusan mematuhi peraturan ini diterangkan dalam firman Allah SWT " Kami jadikan kamu sekalian berada dalam suatu hukum atau peraturan dari urusan agama. Patuhilah peraturan itu, jangan mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tiada mengetahui" (Q.S Al Jaatsiyah,18) Syariat Islam secara garis besar, mencakup tiga hal:
1. Petunjuk dan bimbingan untuk mengenal Allah SWT dan alam gaib yang tidak terjangkau oleh panca indra manusia yang menjadi pokok bahasan dalam ilmu tauhid.
2.Petunjuk untuk mengembangkan potensi kebaikan dalam diri manusia agar menjadi manusia yang terhormat yang sesungguhnya yang menjadi bahasan ilmu tasafuf.
3.Ketentuan-ketentuan yang mengatur tata cara beribadah kepada Allah SWT dan mengatur hubungan pergaulan antar manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungan/alam sekitarnya.
Saat ini umat Islam selalu mengidentifikasikan syariat dengan Fiqih, oleh karena sangat erat hubungannya. Syariat Islam merupakan ketetapan Allah SWT yang bersifat global dan kekal, sedangkan Fiqih adalah penjabaran syariat dari hasil ijtihat para mujtahid sehingga perkara-perkaranya bersifat lokal dan temporal secara garis besar ada 4 fiqih (mazhab) dalam Islam suni yaitu fiqih syafii , maliki ,hambali dan hanafi. Karena syariat Islam adalah ketetapan Allah maka memiliki sifat-sifat:
UMUM dengan kata lain berlaku bagi segenap umat Islam
UNIVERSAL maksudnya mencakup segala aspek kehidupan manusia, seperti ditegaskan oleh Allah SWT "tidak satupun yang kami lupakan dalam Al-Quran" (Q.S An-An'am:38)
ORISINIL dan ABADI, maksudnya syariat Islam benar-2 dari Allah SWT dan tidak tercemar oleh usaha-usaha pemalsuan sampai akhir zaman.
MUDAH dan TIDAK MEMBERATKAN seperti dalam firmanNYa "Allah tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupan orang yang bersangkuttan" (Q.Al-baqarah:286)
SEIMBANG ANTARA KEHIDUPAN DUNIA DAN AKHIRAT seperti dalam firmannya " dan carilah apa yang dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagian) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi.
Sumber hukum Islam ada empat yaitu: Al-Quran, hadist, Ijmak,Qiyas, Hukum Islam dibagi menjadi lima yaitu: wajib, sunah ,haram,makruh,mubah.
"DAN ORANG-ORANG YANG DIBERI ILMU (AHLI KITAB) BERPENDAPATBAHWA WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADAMU (MUHAMMAD) DARI TUHANMU ITULAH YANG BENAR DAN MENUNJUKKAN (MANUSIA) KEPADA JALAN TUHAN YANG MAHA PERKASA DAN MAHA TERPUJI. "
1. Islam berarti taat dan berserah diri kepada Allah SWT
2. Islam berarti damai dan kasih sayang maksudnya islam mengajarkan perdamaian dan kasih
3. Islam berarti selamat artinya salam merupakan petunjuk untuk memperoleh keselamatan hidup baik di dunia maupun akhirat.
Menurut pengertian umum islam adalah agama yang dibawa dan diajarkan oleh nabi Muhammad SAW . Seseorang yang memproklamirkan diri sebagai umat Islam, wajib mengamalkan Rukun Islam yang lima (5) Yaitu:
1. Mengucapkan kalimat dua syahadat yang diucapkan secara lisan dan diyakini dalam hati (ASYHADU AN-LAA ILAAHA ILLALLOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULLULAAH) aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.
2.Mendirikan sholat yang lima waktu.
3.Mengeluarkan zakat.
4.Menuanaikan puasa.
5.Melaksanakan ibadah haji apabila telah memenuhi syarat yang sudah ditetapkan.
Syariat Islam atau Hukum Islam adalah peraturan yang ditetapkan oleh Allah SWT kepada hambanya yang telah aqil baliq dan berakal sehat. Bagi orang yang mengaku islam, keharusan mematuhi peraturan ini diterangkan dalam firman Allah SWT " Kami jadikan kamu sekalian berada dalam suatu hukum atau peraturan dari urusan agama. Patuhilah peraturan itu, jangan mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tiada mengetahui" (Q.S Al Jaatsiyah,18) Syariat Islam secara garis besar, mencakup tiga hal:
1. Petunjuk dan bimbingan untuk mengenal Allah SWT dan alam gaib yang tidak terjangkau oleh panca indra manusia yang menjadi pokok bahasan dalam ilmu tauhid.
2.Petunjuk untuk mengembangkan potensi kebaikan dalam diri manusia agar menjadi manusia yang terhormat yang sesungguhnya yang menjadi bahasan ilmu tasafuf.
3.Ketentuan-ketentuan yang mengatur tata cara beribadah kepada Allah SWT dan mengatur hubungan pergaulan antar manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungan/alam sekitarnya.
Saat ini umat Islam selalu mengidentifikasikan syariat dengan Fiqih, oleh karena sangat erat hubungannya. Syariat Islam merupakan ketetapan Allah SWT yang bersifat global dan kekal, sedangkan Fiqih adalah penjabaran syariat dari hasil ijtihat para mujtahid sehingga perkara-perkaranya bersifat lokal dan temporal secara garis besar ada 4 fiqih (mazhab) dalam Islam suni yaitu fiqih syafii , maliki ,hambali dan hanafi. Karena syariat Islam adalah ketetapan Allah maka memiliki sifat-sifat:
UMUM dengan kata lain berlaku bagi segenap umat Islam
UNIVERSAL maksudnya mencakup segala aspek kehidupan manusia, seperti ditegaskan oleh Allah SWT "tidak satupun yang kami lupakan dalam Al-Quran" (Q.S An-An'am:38)
ORISINIL dan ABADI, maksudnya syariat Islam benar-2 dari Allah SWT dan tidak tercemar oleh usaha-usaha pemalsuan sampai akhir zaman.
MUDAH dan TIDAK MEMBERATKAN seperti dalam firmanNYa "Allah tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupan orang yang bersangkuttan" (Q.Al-baqarah:286)
SEIMBANG ANTARA KEHIDUPAN DUNIA DAN AKHIRAT seperti dalam firmannya " dan carilah apa yang dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagian) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi.
Sumber hukum Islam ada empat yaitu: Al-Quran, hadist, Ijmak,Qiyas, Hukum Islam dibagi menjadi lima yaitu: wajib, sunah ,haram,makruh,mubah.
"DAN ORANG-ORANG YANG DIBERI ILMU (AHLI KITAB) BERPENDAPATBAHWA WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADAMU (MUHAMMAD) DARI TUHANMU ITULAH YANG BENAR DAN MENUNJUKKAN (MANUSIA) KEPADA JALAN TUHAN YANG MAHA PERKASA DAN MAHA TERPUJI. "
Jumat, 26 November 2010
Syeikh Abdul Qadir Jaelani
Sulthanul Auliya syeikh abdul Qadir Al- Jaelani Rahimahullah lahir di jaelan atau kaelan pada tahun 470 H / 1077 M kota Baghdad sehingga di akhir nama beliau di tambah Jailani atau Kailani. Mengenai tanggal lahirnya ada dua pendapat yang pertama menyebutkan tanggal 1 Ramadhan sedangkan yang kedua tanggal 2 Ramadahan pada tahun yang sama 470 H, Tampaknya yang ke dua lebih dipercaya oleh banyak ulama. Silsilah Syeikh Abdul Qadir jaelani bersumber dari Khalifah Sayyid Ali al-Murtadha r.a melalui ayahnya sepanjang 14 generasi dan melalui ibunya sepanjang 12 generasi. Syeikh sayyid Abdurrahman jami r.a memberi komentar mengenai asal usul al-Ghauts al-A'zham. Ia mendapat gelar Sayyid dari kedua orang tuanya. Hasani dari sang ayah dan Husaini dari sang ibu.
MASA MUDA
Dalam usia delapan (8) tahun ia telah meninggalkan jailan menuju Baghdad pada tahun 480 H. Karena tidak diterima belajar di madrasah Nizhamiyah Baghdad yang waktu itu dipimpin oleh Ahmad al Ghazali. Di Baghdad beliau belajar kepada beberapa orang ulama seperti Ibnu Aqil, Abdul Khattat, Abul Husein al Farra' dan juga Abu Sa'ad al muharrimi. Beliau menimba ilmu pada ulama tersebut hingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama. Dengan kemampuan itu, Abu Sa'ad al Mukharrimi yang membangun sekolah kecil-kecilan di daerah Babul azaj menyerahkan pengelolaan sekolah itu sepenuhnya kepada Syeikh Abdul Qadir Jaelani. Ia mengelola sekolah itu dengan sungguh-sungguh. Bermukim di sana sambil memberikan nasihat kepada orang-orang di sekitar sekolah tersebut. Banyak orang yang bertobat mendengar nasihat beliau, banyak pula yang bersimpati sehingga datang menimba ilmu di sekolah tersebut sehingga sekolah tersebut tidak mampu menampung lagi.
KARYA
Imam Ibnu Rajab juga berkata Syeikh Abdul al Jailani ra memiliki pemahaman yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, Takdir dan ilmu-ilmu ma'rifat yang sesuai dengan sunnah
Karya-karyanya: al Ghuyah Li Thaibi Thariqil Haq, Futuhal Ghaib, al-Fath ar-Rabbani, Jala' al-Khawatir,Sirr al-Asrar, Malfuzhat, Khamsata 'Asyara Maktuban.
Murid-muridnya mengumpulkan ihwal yang berkaitan dengan nasihat dari majelis majelis beliau. Dalam masalah sifat, takdir, dan lainnya ia berpegang pada sunah. Ia membantah dengan keras orang-orang yang menyelisihi sunah.
HUBUNGAN GURU DAN MURID
Syeikh Abdul Qadir Jailani berkata, " Seorang Syeikh tidak dapat di katakan mencapai puncak spiritual kecuali apabila 12 karakter berikut ini telah mendarah daging dalam u dirinya.
1. Dua karakter dari Allah yaitu dia menjadi orang yang sattar ( penutup aib) dan ghaffar
(pemaaf)
2. Dua karakter dari Rasulullah yaitu penyayang dan lembut
3. Dua karakter dari Abu Bakar yaitu jujur dan dapat dipercaya
4. Dua karakter dari Umar yaitu amar ma'ruf nahi mungkar
5. Dua karakter dari Utsman yaitu dermawan dan bangun ( tahajud) pada waktu orang lain tidur
6. Dua karakter dari Ali bin Abi Thalib yaitu alim cerdas/intelek dan pemberani.
Masih berkenan dengan pembicaraan di atas dalam bait syair yang di nisbatkan kepadanya dikatakan : Bila lima perkara tidak terdapat dalam diri seorang syeikh maka ia adalah dajal yang mengajak kepada kesesatan.
Dia harus sangat memahami hukum-hukum syariat dzahir, mencari ilmu hakikah dari sumbernya, hormat kepada tamu, lemah lembut kepada si miskin, mengawasi para muridnya sedang ia selalu merasa diawasi oleh Allah SWT.
Syeikh Abdul Qadir Jailani juga mengatakan bahwa Syeikh al Junaid mengajarkan standar al Quran dan Sunah kepada kita untuk menilai seorang Syeikh . Apabila tidak hpal al Quran, tidak menulis dan menghapal hadits dia tidak pantas untuk diikuti.
Pada tahun 521 H dia mengajar dan berfatwa dalam semua mazhab pada masyarakat sampai dikenal masyarakat luas. Selama 25 tahun Syeikh Abdul Qadir menghabiskan waktunya sebagai pengembara sufi di padang pasir Iraq dan akhirnya dikenal oleh dunia sebagai tokoh sufi besar dunia Islam. Selain itu ia memimpin madrasah dan ribath di Baghdad yang didirikan sejak tahun 561 H sampai wafatnya di tahun 561 H. Madrasah itu tetap bertahan dengan dipimpin oleh anaknya Abdul Wahab (552-593 H) diteruskan anaknya Abdu Salam (611 H), juga dipimpin anak kedua Abdul Qadir yaitu Abdul Razaq (528-603 H) sampai hancurnya Baghdad pada tahun 656 H
Syeikh Abdul Qadir juga dikenal sebagai pendiri sekaligus penyebar tarekat terbesar di dunia bernama tarekat Qadariyah.
Ia wafat pada hari sabtu malam, setelah Maghrib pada tanggal 9 Rabiul akhir di daerah Babul Azaj Baghdad pada tahun 561 H
dikutip dari wikipedia bahasa indonesia dengan judul syekh abdul qasir jaelani pada tanggal 26/11/2010
Jumat, 29 Oktober 2010
TOKOH ISLAM : (Mazhab) IMAM SYAFI'I
Tokoh Islam (Mazhab)Iman Syafi'i adalah seorang tokoh islam yang lahir pada tahun 150 h bersamaan dengan wafatnya tokoh islam yang lain yaitu Imam ABU HANAFI (Imam mazhab). tempat lahir tokoh islam yang terkenal dengan mazhab nya ini dalam riwayat menyebutkan beberapa tempat tetapi yang paling masyur adalah di kota Ghazza tepatnya disebelah selatan kota Palestina. Ketika berumur 2 tahun tokoh islam /mazhab (syafi') ini dibawa oleh ibunya hijrah ke negri Hijaz dan berbaur dengan penduduk negri ini yg keturunan Yaman. Saat berumur 10 tahun tokoh islam ini pindah ke MEKAH. Imam Syafi'i ( tokoh islam/Mazhab) dan ibunya tinggal dekat Al-Khaif. Oleh ibunya Imam Syafi'i dimasukkan kesekolah hapalan Al-Qur'an (kitab suci islam ), karena kecerdasan dan kecepatannya dalam menghapal Al-Qur'an (kitab suci islam) sang guru merasa malu dan tidak tega memungut bayaran, selain itu Imam Syafi'i (tokoh islam) sering kali diminta untuk mengawasi murid-murid yg lain. Ketika mencapai usia baligh Imam Syafi'i (tokoh islam) telah menjadi seorang guru.
Walaupun hidup dalam kemiskinan Imam Syafi'i (tokoh Islam ) tidak pernah patah semangat dalam menuntuk ilmu.Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab) sering mengumpulkan tembikar, tulang unta,pelepah kurma potongan kulit untuk digunakan sebagai alat tulis.
Riwayat menyebutkan Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazab ) telah hapal Al-Qur'an pada umur 7 tahun, lalu Imam Syafi'i (tokoh Islam/Mazhab ) membaca kitab Al-Muwaththa karangan Imam Malik (imam mazhab/Mazhab ) pada saat beliau berumur 12 tahun, sebelum beliau berjumpa dan belajar langsung pada Imam MALIK ( tokoh Islam/Mazhab) di Madinah
Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) juga mempelajari bahasa Arab dan syair-syair.Karena pernah tinggal dengan suku Hudzail yang terkenal kefasihan dan kemurnian bahasanya maka tidak heran bahasa Arab beliau sanga baik.
Atas nasehat 2(dua) orang ulama yaitu Muslim bin Khalid Az-Zanji seorang mufti(imam besar agama islam) kota mekah dan Al-Husain bin'Ali bin Yazid agar Imam Syafi'i (tokoh Islam/Mazhab) mempelajari ilmu FIQIH ( ilmu hukum islam) maka beliau melakukan pengembaraan untuk menuntut ilmu.
Pertama-tama Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) belajar kepada ulama-ulama kota Mekah seperti Muslim bin Khalid, Dawud bin Abdurrahman Al-Athan, Muhammad bin Ali Syafi ( masih terhitung paman jauh beliau) dll. Di Mekah ini beliau belajar ilmu Fiqih (ilmu hukum islam/Mazhab), Hadish (ilmu hukum islam ), Laghoh dan kitab Al-Muwaththah karangan imam MALIK (imam mazhab/Mazhab).
Setelah itu Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) hijrah ( dalam pengertian Islam pindah ) ke Madinah dan belajar langsung kepada Imam Malik (tokoh Islam/imam mazhab ). dihadapan imam Malik ( tokoh Islam/Mazhab ) belajar membacakan kitab Al-Muwaththa sehingga membuat imam Malik (tokoh Islam/Mazhab ) terkagum-kagum akan hafalannya. Imam Syafi'i ( tokoh Islam/azhab ) menjadi murid imam Malik (tokoh Islam/Mazhab )yang wafat pada tahun 179 H. Selain kepada imam Malik (tokoh Islam/Mazhab ) Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab )juga belajar kepada beberapa orang ulama ( pemuka Islam/Mazhab) lainnya di Madinah.
Setelah pulang sebentar ke Mekah Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) kemudian melanjutkan pengembaraanya untuk menuntut ilmu ke Yaman. Di Yaman beliau belajar kepada Mutharrif bin Mazin dan Hisyam bin Yusuf al-Qadhi serta yang lainnya.
Beliau kemudian dibawa ke Baghdad dengan tuduhan sebagai pemberontak, karena kepandainya dalam ilmu fiqih ( Hukum IslamMazhab ) dan pembelaan dari Muhmmad bin al-Hasan seorang ahli fiqih ( hukum Islam ) di Irak maka khalifah Harun ar-Ryasid membebaskan Imam Syfi'i ( tokoh Islam/Mazhab ).
Di Baghdad Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) kembali pada kegiatan asalnya yaitu menuntut ilmu. Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) belajar/berguru pada Muhammad bin al-Hasan yang mana beliau adalah bermashab Hanafi sebagaimana orang Irak umumnya.
Setelah menimba ilmu di Irak kemudian Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab) kembali ke Mekah. Pada saat itu nama beliau mulai dikenal. Pada saat musim haji, mereka-mereka yang telah mengenal nama beliau dan ilmunya yang mengagumkan bersemangat mengikuti pengajarannya, salah satu diantara mereka adalah imam AHMAD bin HAMBAL ( tokoh Islam/Mazhab ). Atas saran dari Imam Abdurrahman bin Mahdi meminta beliau menulis sebuah kitab( mazhab), kemudian Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) menulis sebuah kitab yang terkenal yaitu AR-RISALAH. Pada tahun 197 Imam Syafi'i ( tokoh Islam/Mazhab ) mulai menyebarkan mazhab nya sendiri sehingga banyaklah orang yang berminat belajar kepada Imam Syafi'i (tokoh islam/ Mazhab)
Imam Syafi'i wafat (tokoh islam/Mazhab)pada ahun 204 H pada hari terkhir bulan Rajab pada malam jum'at setelah saat isya ketika berumur 54 tahun.
Langganan:
Postingan (Atom)
