Jumat, 24 Desember 2010

MAZHAB ISLAM

Mazhab Islam dalam pengertian adalah hukum yang didapat seseorang dengan jalan Ijtihat, Mazhab yang digunakan secara luas oleh umat islam dari kalangan suni (90% pemeluk islam di dunia) adalah; Mazhab hasil Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hambali. Sementara dari kalangan Syi'ah ( 10% pemeluk islam dunia). Mazhab Ja'fari, Mazhab Ismailiyah, Mazhab Zaidiyah.

Dari segi bahasa Mazhab yang berasal dari bahasa Arab adalah jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan Mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama islam yang dikatakan Mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikan pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya yang dibangun diatas prinsip-prinsip dan kaidah.

Walaupun Islam mengenal golongan Suni dan Syi'ah serta beberapa Mazhab, Bukan berarti terjadi perbedaan atau pertentangan mutlak dalam agama islam. Sebaliknya ini merupakan perbedaan melalui pendapat logika dan ide dalam memahami islam. Perkara pokok seperti tauhid dan aqidah masih sama dan tidak berubah, di mana seluruh umat islam mengakui Tuhannya adalah Allah SWT, Nabi/Rasul Nya adalah Muhammad SAW dan kitabnya Al-Qur'an.

Mazhab SUNI


Suni atau lebih dikenal dengan istilah Ahlul Sunnah Wal Jamaah. Pada Awalnya mempunyai banyak Mazhab,sampai akhirnya tinggal hanya empat Mazhab yang paling terkenal yang diikuti oleh islam suni. Keempat Mazhab ini menurut keyakinan islam suni ;valid untuk diikuti. Perbedaan setiap Mazhab tidak bersifat fundamental.

1.Mazhab Hanafi

Pengikut banyak di Pakistan, India, Banglades,Srilanglka, Maladewa, Mesir bagian utara, sebahagian Irak , Syiria, lebanon dan palestina.

2.Mazhab Maliki.

Pengikut banyak terdapat di Afrika Barat.

3.Mazhab syafi'i

Didirikan oleh Imam Syafi'
Pengikut : Indonesia, Turki, Irak, Syiria, Iran, Mesir, Somalia, Yaman, Thailand, Singapura, Filipina, Srilangka, dan menjadi Mazhab resmi di Malaysia dan Brunei.

4.Mazhab Hambali

Didirikan oleh para murid-murid Imam Ahmad bin Hambal.
Pengikut dominan di semenanjung arab. Mazhab ini merupakan Mazhab yang di anut di Arab Saudi.


Mazhab Syia'ah


Syiah atau lebih dikenal dengan Syiah Ali in Thalib. Pada awalnya juga mempunyai banyak Mazhab. Namun akhirnya hanya tiga Mazhab yang terkenal pad saat ini. yaitu Paham Mazhab Itsna ( imam dua belas) Asyariah ( paling banyak diikuti), Mazhab Ismiliyah, Mazhab Zaidiyah. Dalam keyakinan kaum Syi'ah Ali Bin Abi Thalib dan keturunannya adalah orang yang paling berhak untuk memimpin dan memegang tampuk kepemimpinan sebagai Khalifah dan Imam bagi umat Muslim.Diantara ketiga Mazhab Syi'ah terdapat perbedaan dalam hal siapa yang menjadi imam dan pengganti para imam saat ini.

Mazhab Itsna Asyariah/Ja'fari

Dinamakan Mazhab Imamiah dan Mazhab dua belas imam, Dinamakan Mazhab ini karena mereka percaya yang berhak memimpin umat islam adalah imam dan mereka percaya ada dua belas imam.

Urutan mereka Adalah:

1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Muhammad Bin Ali.
6. Jafar Bin Muhammad.
7. Musa Bin Jafar.
8. Ali Bin Musa.
9. Muhammad Bin Ali.
10.Ali Bin Muhammad.
11.Hasan Bin Ali.
12.Muhammad Bin Hasan.
Mazhab ini merupakan mazhab resmi Republik Islam Iran.

Mazhab Ismailiyah

Dinamakan juga dengan Mazhab imam tujuh karena mereka percaya hanya tujuh orang dari Ali Bin Abi Thalib  yang berhak menjadi imam umat muslim, dan mereka percaya Ismail lah yamg menjadi imam ke tujuh.
Urutan mereka adalah:
1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Muhammad Bin Ali.
6. Jafar Bin Muhammad.
7. Ismail Bin Jafar.

Mazhab Zaidiyah 

Dinamakan juga Mazhab hasil Mazhab imam lima karena mereka percaya hanya lima imam inilah yang berhak memimpin umat islam. Mazhab hasil Mazhab ini dipandang sebagai Mazhab hasil mazhab moderat karena mereka mengakui tiga imam sebelum Ali Bin Abi Thalib.

Urutan mereka adalah:

1. Ali Bin Abi Thalib.
2. Hasan Bin Ali .
3. Husin Bin Ali.
4. Ali Bin Husain.
5. Zaid Bin Ali.

SHALAT JUM'AT

Wah pas pulang dari shalat jum’at tiba-tiba aja pengin baca dan nulis tentang shalat jum’at. Saya yakin teman2 yang baca  tentang shalat jum’at ini pada sudah tahu dan paham, tapi ga ada salahnya kalau kita baca untuk mengingat-ingat kembali siapa tahu ada yang lupa( He he he.) Seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an maupun hadist:
  • Surat Al Jumu'ah ayat 9 yang artinya :"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu di seru untuk melaksanakan shalat pada hari hari jum'at, maka bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkan jual beli, dan itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui".
  • "Hendaklah orang-orang itu berhenti dari meninggalkan shalat jum'at atau kalau tidak, Allah akan menutup hati mereka kemudian mereka menjadi orang yang lalai" (HR. MUSLIM).
  • "Shalat  Jum'at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dialaksanakn secara jama'ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya,perempuan, anak kecil dan orang sakit".(HR. ABU DAUD DAN AL-HAKIM, HADIST SHAHIH)
  • "Sungguh aku berniat menyuruh seseorang ( menjadi imam) shalat bersama-sama yang lain, kemudian aku akan membakar rumah orang-orang yang meninggalkan shalat jum'at".(HR. MUSLIM).

Shalat jum’at dah pasti dilaksanakan pada hari jum’at dan waktunya dilasanakan pas atau sama dengan shalat dhuhur tetapi rakaatnya hanya dua.  Dengan niat,”USHOLLII FARDLOL JUM’ATI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAAN-AN ( MA-MUUMAN/IMAAMAN) LILLAAHI TA’AALAA “ ( artinya: aku sengaja shalat jum’at dua rakaat menghadap kiblat menjadi makmum/imam karena Allah SWT). Untuk syarat sah nya sholat jum’at tentu ada syarat-syaratnya yaitu sebagai berikut:

  1. tempat sudah tertentu (mesjid / mushala).
  2. Dikerjakan dengan berjamaah.
  3. Dilakukan dalam waktu dhuhur
  4. Sebelum shalat jum’at di dahului khutbah.
nah di bawah ini adalah hal-hal yang dianjurkan sebelum dan pada saat shalat jum'at.


  • Meninggalkan jual beli saat azan berkumandang
  • Mandi terlebih dahulu.
  • Memakai wangi-wangian.
  • memotong kuku dan mencukur kumis ( bagi yang berkumis.... he he he)
  • Menyegerakan pergi ke masjid.
  • Melaksanakan shalat-shalat sunat selama imam belum naik mimbar
  • Tidak melangkahi pundak-pundak orang yang sedangduduk dan menyingkirkan/menggeser mereka yang sudah duduk.
  • Tenang dan mendengarkan khatib membaca khutbah. dengan demikian selama khotib berkhotbah, kita dilarang  keras bercakap-cakap, mengucapkan sepatah kata saja itu bisa mengakibatkan ibadah kita termasuk sia-sia Rasulullah bersabda: "Ketika engkau katakan kepada temanmu 'diam' pada waktu khatib sedang berkhotbah, maka sia-sialah kamu" (al hadist )
  • Memperbanyak salawat kepada nabi Muhammad pada hari jum'at dan malam sebelumnya.
  • Memanfaatkan sebaik-baiknya untuk berdoa karena hari jum'at adalah waktu yang mustajab untuk di kabulkannya doa.
sedangkan rukun ini berlaku untuk para pengkhotbah shalat jum'at sedangkan jamaah hanya perlu tau aja........ ok. 
 Rukun Khutbah sholat jum'at  yaitu:
  1. Membaca hamdalah.
  2. Membaca shalawat Nabi Muhammad dalam dua khutbah.
  3. Berpesan/nasehat agar "taqwa" kepada Allah SWT dalam dua Khutbah.
  4. Membaca ayat Al-Qur'an dalam Khutbah pertama.
  5. Memohon Maghfirah (ampunan) bagi sekalian mukmim pada khutbah kedua.


Syarat Khutbah Shalat Jum'at adalah:
  • Isi khutbah dapat didengar dan lebih baik mudah dipahami oleh jamaah. Hal ini karena di Indonesia ada beberapa masjid yang khotbah jum'at menggunakan bahasa arab,sehingga pesan-pesan yang di sampaikan sulit/tidk dipahami oleh jamaah.
  • Antara khutbah pertama dan kedua dikerjakan berturut-turut.

Adapun tata cara shalat jum'at :
  • Khatib naik mimbar ketika waktun telah masuk ( waktu dhuhur), kemudian naik mimbar memberi salam dan duduk.
  • Muadzin mengumandangkan adzan.
  • Khutbah pertama: Khatib berdiri dan mengucapkan hamdalah dan pujian kepada Allah SWT dan mengucapkan salawat kepada Rasulullah. Kemudian khatib memberi nasihat, menyampaikan perinah dan larangan dari Allah SWT dan Rasulullah, mendorong berbuat kebajikan dan meninggalkan perbuatan yang dilarang dan mengingatkan janji-janji bagi yang berbuat baik serta ancaman bagi yang berbuat tidak baik. Kemudian duduk kembali.
  • Khutbah kedua: Mengucapkan hamdalah dan pijian kepada Allah SWT, melanjutkan khutbah pertama dan ditutup dengan do'a.
  • Khatib turun mimbar dan muadzin mengumandangkan iqamah.
  • Imam memimpin shalat dua rakaat dengan mengeraskan bacaan.


Jumat, 17 Desember 2010

ISLAM

Kata Islam berasal dari bahasa arab aslama, ditinjau dari segi bahasa ,islam memiliki beberapa arti yaitu :

1. Islam berarti taat dan berserah diri kepada Allah SWT
2. Islam berarti damai dan kasih sayang maksudnya islam mengajarkan perdamaian dan kasih
3. Islam berarti selamat artinya salam merupakan petunjuk untuk memperoleh keselamatan hidup baik di dunia maupun akhirat.
Menurut pengertian umum islam adalah agama yang dibawa dan diajarkan oleh nabi Muhammad SAW . Seseorang yang memproklamirkan diri sebagai umat Islam, wajib mengamalkan Rukun Islam yang lima (5) Yaitu:

1. Mengucapkan kalimat dua syahadat yang diucapkan secara lisan dan diyakini dalam hati (ASYHADU AN-LAA ILAAHA ILLALLOH    WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULLULAAH) aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.
2.Mendirikan sholat yang lima waktu.
3.Mengeluarkan zakat.
4.Menuanaikan puasa.
5.Melaksanakan ibadah haji apabila telah memenuhi syarat yang sudah ditetapkan.

Syariat Islam atau Hukum Islam adalah peraturan yang ditetapkan oleh Allah SWT kepada hambanya yang telah aqil baliq dan berakal sehat. Bagi orang yang mengaku islam, keharusan mematuhi peraturan ini diterangkan dalam firman Allah SWT " Kami jadikan kamu sekalian berada dalam suatu hukum atau peraturan dari urusan agama. Patuhilah peraturan itu, jangan mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tiada mengetahui" (Q.S Al Jaatsiyah,18) Syariat Islam secara garis besar, mencakup tiga hal:

1. Petunjuk dan bimbingan untuk mengenal Allah SWT  dan alam gaib yang tidak terjangkau oleh panca indra manusia yang menjadi pokok bahasan dalam ilmu tauhid.
2.Petunjuk untuk mengembangkan potensi kebaikan dalam diri manusia agar menjadi manusia yang terhormat yang sesungguhnya yang menjadi bahasan ilmu tasafuf.
3.Ketentuan-ketentuan yang mengatur tata cara beribadah kepada Allah SWT dan mengatur hubungan pergaulan antar manusia dengan sesamanya dan dengan lingkungan/alam sekitarnya.

Saat ini umat Islam selalu mengidentifikasikan syariat dengan Fiqih, oleh karena sangat erat hubungannya. Syariat Islam merupakan ketetapan Allah SWT yang bersifat global dan kekal, sedangkan Fiqih adalah penjabaran syariat dari hasil ijtihat para mujtahid sehingga perkara-perkaranya bersifat lokal dan temporal secara garis besar ada 4 fiqih (mazhab) dalam Islam suni  yaitu fiqih syafii , maliki ,hambali dan hanafi.  Karena syariat Islam adalah ketetapan Allah maka memiliki sifat-sifat:

UMUM dengan kata lain berlaku bagi segenap umat Islam
UNIVERSAL maksudnya mencakup segala aspek kehidupan manusia, seperti ditegaskan oleh Allah SWT "tidak satupun yang kami lupakan dalam Al-Quran" (Q.S An-An'am:38)
ORISINIL dan ABADI, maksudnya syariat Islam benar-2 dari Allah SWT dan tidak tercemar oleh usaha-usaha pemalsuan sampai akhir zaman.
MUDAH dan TIDAK MEMBERATKAN seperti dalam firmanNYa "Allah tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupan orang yang bersangkuttan" (Q.Al-baqarah:286)
SEIMBANG ANTARA KEHIDUPAN DUNIA DAN AKHIRAT seperti dalam firmannya " dan carilah apa yang dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagian) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi.
Sumber hukum Islam ada empat yaitu: Al-Quran, hadist, Ijmak,Qiyas, Hukum Islam dibagi menjadi lima yaitu: wajib, sunah ,haram,makruh,mubah.

"DAN ORANG-ORANG YANG DIBERI ILMU (AHLI KITAB) BERPENDAPATBAHWA WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADAMU (MUHAMMAD) DARI TUHANMU ITULAH YANG BENAR DAN MENUNJUKKAN (MANUSIA) KEPADA JALAN TUHAN YANG MAHA PERKASA DAN MAHA TERPUJI. "

Jumat, 26 November 2010

Syeikh Abdul Qadir Jaelani

Sulthanul Auliya syeikh abdul Qadir Al- Jaelani  Rahimahullah lahir di jaelan atau kaelan pada tahun 470 H / 1077 M kota Baghdad sehingga  di akhir nama beliau di tambah Jailani atau Kailani. Mengenai tanggal lahirnya ada dua pendapat yang pertama menyebutkan tanggal 1 Ramadhan sedangkan yang kedua tanggal 2 Ramadahan pada tahun yang sama 470 H, Tampaknya yang ke dua lebih dipercaya oleh banyak ulama. Silsilah Syeikh Abdul Qadir jaelani bersumber dari Khalifah Sayyid Ali al-Murtadha r.a melalui ayahnya sepanjang 14 generasi dan melalui ibunya  sepanjang 12 generasi. Syeikh sayyid Abdurrahman jami r.a memberi komentar mengenai asal usul al-Ghauts al-A'zham. Ia mendapat gelar Sayyid dari kedua orang tuanya. Hasani dari sang ayah dan Husaini dari sang ibu. 





MASA MUDA

Dalam usia delapan (8) tahun ia telah meninggalkan jailan menuju Baghdad pada tahun 480 H. Karena tidak diterima belajar di madrasah Nizhamiyah Baghdad yang waktu itu dipimpin oleh Ahmad al Ghazali. Di Baghdad beliau belajar kepada beberapa orang ulama seperti Ibnu Aqil, Abdul Khattat, Abul Husein al Farra' dan juga Abu Sa'ad al muharrimi. Beliau menimba ilmu pada ulama tersebut  hingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama. Dengan kemampuan itu, Abu Sa'ad al Mukharrimi yang membangun sekolah kecil-kecilan di daerah Babul azaj menyerahkan pengelolaan sekolah itu sepenuhnya kepada Syeikh Abdul Qadir Jaelani. Ia mengelola sekolah itu dengan sungguh-sungguh. Bermukim di sana sambil memberikan nasihat kepada orang-orang di sekitar sekolah tersebut. Banyak orang yang bertobat mendengar nasihat beliau, banyak pula yang bersimpati sehingga datang menimba ilmu di sekolah tersebut sehingga sekolah tersebut tidak mampu menampung lagi.

KARYA

Imam Ibnu Rajab juga berkata Syeikh Abdul al Jailani ra memiliki pemahaman yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, Takdir dan ilmu-ilmu ma'rifat yang sesuai dengan sunnah
Karya-karyanya: al Ghuyah Li Thaibi Thariqil Haq, Futuhal Ghaib, al-Fath ar-Rabbani, Jala' al-Khawatir,Sirr al-Asrar, Malfuzhat, Khamsata 'Asyara Maktuban.

Murid-muridnya mengumpulkan ihwal yang berkaitan dengan nasihat dari majelis majelis beliau. Dalam masalah sifat, takdir, dan lainnya ia berpegang pada sunah. Ia membantah dengan keras orang-orang yang menyelisihi sunah.

HUBUNGAN GURU DAN MURID

Syeikh Abdul Qadir Jailani berkata, " Seorang Syeikh tidak dapat di katakan mencapai puncak spiritual  kecuali apabila 12 karakter berikut ini telah mendarah daging dalam u dirinya.

1. Dua karakter dari Allah yaitu dia menjadi orang yang sattar ( penutup aib) dan ghaffar                   
    (pemaaf)
2. Dua karakter dari Rasulullah yaitu penyayang dan lembut
3. Dua karakter dari Abu Bakar yaitu jujur dan dapat dipercaya
4. Dua karakter dari Umar yaitu amar ma'ruf nahi mungkar
5. Dua karakter dari Utsman yaitu dermawan dan bangun ( tahajud) pada waktu orang lain tidur
6. Dua karakter dari Ali bin Abi Thalib yaitu alim cerdas/intelek dan pemberani.

Masih berkenan dengan pembicaraan di atas dalam bait syair yang di nisbatkan  kepadanya dikatakan : Bila lima perkara tidak terdapat dalam diri seorang syeikh  maka ia adalah dajal yang mengajak kepada kesesatan.
Dia harus sangat memahami hukum-hukum syariat dzahir, mencari ilmu hakikah dari sumbernya, hormat kepada tamu, lemah lembut kepada si miskin, mengawasi para muridnya sedang ia selalu merasa diawasi oleh Allah SWT.
Syeikh Abdul Qadir Jailani juga mengatakan bahwa Syeikh al Junaid mengajarkan standar al Quran dan Sunah kepada kita untuk menilai seorang Syeikh . Apabila tidak hpal al Quran, tidak menulis dan menghapal hadits dia tidak pantas untuk diikuti.


Pada tahun 521 H dia mengajar dan berfatwa dalam semua mazhab pada masyarakat sampai dikenal masyarakat luas. Selama 25 tahun Syeikh  Abdul  Qadir menghabiskan waktunya sebagai pengembara sufi di padang pasir Iraq dan akhirnya dikenal oleh dunia sebagai tokoh sufi besar dunia Islam. Selain itu ia memimpin madrasah dan ribath di Baghdad yang didirikan sejak tahun 561 H sampai wafatnya di tahun 561 H. Madrasah itu tetap bertahan dengan dipimpin oleh anaknya Abdul Wahab (552-593 H) diteruskan anaknya Abdu Salam (611 H), juga dipimpin anak kedua Abdul Qadir yaitu Abdul Razaq (528-603 H) sampai hancurnya Baghdad pada tahun 656 H


Syeikh Abdul Qadir juga dikenal sebagai pendiri sekaligus penyebar  tarekat terbesar di dunia bernama tarekat Qadariyah.


Ia wafat pada hari sabtu malam, setelah Maghrib pada tanggal 9 Rabiul akhir di daerah Babul Azaj Baghdad pada tahun 561 H



dikutip dari wikipedia bahasa indonesia dengan judul syekh abdul qasir jaelani pada tanggal 26/11/2010
 

Sabtu, 20 November 2010

AJARAN SYEKH ABDUL MUHYI PAMIJAHAN

 Ajaran Syekh Abdul Muhyi Pamijahan menurut versi Syekh Haji Muhyiddin putranya  yang berjudul " MARTABAT ALAM TUJUH / MARTABAT KANG PITUTU. yang sekarang terdapat di museum di belanda. Ajaran Syekh Abduk Muhyi Pamijahan ini berasal dari   ajaran  tasawuf/tarekat WAHDATUL WUJUD / KESATUAN WUJUD. 

Menurut ajaran " Martabat Alam tujuh" seperti yang tertuang di dalam Martabat  Kang pitutu, Wujud yang hakiki mempunyai tujuh (7) martabat yaitu :

1. AHADIYAH / HAKIKI SEJATI ALLAH SWT

2.WAHDAH, HAKIKAT MUHAMMAD SAW.

3. WAHIDIYAH, HAKIKAT ADAM AS

4. ALAM ARWAH HAKIKAT NYAWA

5.ALAM MISAL HAKIKAT SEGALA BENTUK

6. ALAM AJSAM HAKIKAT  TUBUH 

7. ALAM INSAN HAKIKAT MANUSIA.

Kesemua bermuara kepada satu yaitu AHADIYAH ,yaitu ALLAH SWT. Dalam menjelaskan ketujuh ( 7 ) martabat ini Syekh Abdul Muhyi Pamijahan pertama-tama menggaris bawahi perbedaan antara tuhan dan hamba Nya, agar sesuai dengan ajaran Syekh Abdur Rauf Singkel       dimana orang  / manusia diharapkan tidak terjebak identiknya alam dengan tuhan.

Ia mengatakan wujud tuhan itu Qadim ( Azali dan Abadi ) sementara keadaan hamba adalah Muhdas ( Baru ). Dari tujuh ( 7 ) martabat itu yang Qodim meliputi Martabat Ahadiyah , Wahdah dan Wahiddiyah  merupakan martabat keesaan Allah SWT yang tersembunyi dari pengetahuan manusia, inilah yang di sebut sebagai Wujudullah. Empat ( 4 ) martabat lainnya termasuk Muhdas yaitu martabat yang serba mungkin dan yang terwujud setelah Allah SWT memfirmankan " KUN " jadilah.

selanjutnya Ia melalui martabat tujuh ini menjelaskan konsep insan kamil ( manusia yang sempurna ). Konsep ini merupakan tujuan pencapaian aktivitas sufi yang hanya bisa di raih dengan penyempurnaan martabat manusia agar sedekat-dekatnya "mirip" dengan Allah.









SYEKH ABDUL MUHYI PAMIJAHAN

makam syekh Abdul Muhyi di pamijahan tasikmalaya

Seorang Ulama penyebar agama islam di jawa barat   kuningan, pamengpeuk, Batuwangi, Pamijahan tasikmalaya.

Seorang Ulama Tarekat  Syattariyah karena guru beliau adalah syeikh Abdur Rauf Singkel seorang sufi dan guru Tarekat Syattaiyah yang berasal dari Singkel-Aceh

Syekh abdul Muhyi Pamijahan adalah seorang keturunan bangsawan karena ayah beliau sembah lebe wartakusumah masih keturunan raja galuh (pajajaran). pendidikan agama islam pertama kali Ia peroleh dari ayahnya sendiri dan kemudian dari para ulama di ampel karena Ia dibesarkan di ampel surabaya. Saat berusia 19 tahun Ia merantau ke kuala-aceh dan berguru kepada Syeikh Abdur Rauf Singkel.selama 6 thn, kemudian bersama-sama teman seperguruannya Beliau diajak oleh Syeikh Abdur Rauf berkunjung ke Baghdad dan Mekah. Setelah menunaikan ibadah haji, Beliau kembali ke Ampel. Syeikh Abdu Rauf Singkel adalah ulama yang berupaya mendamaikan ajaran martabat alam tujuh (paham wahdatul wujud/wujuddiyyah) dengan paham sunah. Paham inilah yang dibawa oleh Syekh Abdul Muiyi Pamijahan ketanah jawa. Setelah menikah Ia dan keluarganya meninggalkan ampel dan mulai melakukan pengembaraan ke arah barat. Mereka tiba di darma (termasuk daerah kuningan). Atas permintaan masyarakat setempat  agar Ia menetap selama tujuh (7) tahun (1678-1685) untuk mendidik masyarakat dengan ajaran islam, kemudian Ia kembali mengembara dan sampai di pamengpeuk garut dan hanya menetap selama satu (1) tahun ( 1678-1679) untuk menyebarkan agama islam di mana ketika itu masyarakat setempat yang masih beragama hindu . Setelah itu mereka kembali mengembara hingga batuwangi, lebaksiuh dan menetap selama empat tahun (1686-1690). Pada masa empat tahun tersebut Ia berhasil mengislamkan penduduk yang sebelumnya beragama hindu. Menurut cerita rakyat keberahasilannya dalam melakukan dakwah karena kekeramatannya yang mampu mengalahkan aliran hitam.  di sini Ia mendirikan mesjid sebagai tempat pengajian untuk mendidik para kader yang akan membantunya menyebarkan agama islam lebih jauh ke selatan jawa barat. Setelah empat tahun menetap di lebaksiuh , Ia lebih memilih bermukim di dalam gua yang di kenal sebagai gua safar wadi di pamijahan- tasikmalya-jawa barat.
Menurut cerita rakyat  kehadirannya di gua safar wadi atas undangan bupati sukapura yang meminta beliau menumpas aji-aji hitam batara karang di pamijahan. Disana terdapat gua tempat  pertapaan orang-orang menuntut aji-aji hitam. Beliau dapat memenanginya.  Ia kemudian menjadikan gua sebagai permukiman bagi keluarga dan pengikutnya. Gua tersebut sangat sesuai untuk melakukan semedi menurut ajaran syatariyah. Setelah sekian lama bermukim dan mendidik para santrinya, Ia dan santrinya menyebarkan agama islam di kampung bojong (6 Km dari gua), yang sekarang dikenal sebagai kampung bengkok. sambil sesekali kembali ke gua safar wadi. Sekitar 2 Km dari kampung bengkok Ia mendirikan kampung yang sekarang terkenal sebagai kampung safa wadi. di kampung ini Ia mendirikan mesjid yang sekarang komplek mesjid agung pamijahan.

Tahun 1151 H / 1730 M Syekh Abdul Muhyi Pamijahan meninggal dunia karena sakit.

















Jumat, 12 November 2010

SUNAN MURIA/RADEN PRAWOTO/RADEN UMAR SAID



Beliau putra dari Dewi Sarah ( adik Sunan Giri) dengan Sunan Kalijaga. Nama muria diambil dari tempat tinggalnya di gunung muria sekitar 18 km ke utara kota kudus.

Gaya berdakwahnya mengikuti cara sang ayah Sunan Kalijaga. Namun berbeda dengan sang ayahnya, Beliau lebih suka hidup di daerah terpencil dan jauh dari pusat kota untuk menyebarkan agama islam.

Bergaul dengan rakyat jelata sambil mengajarkan bercocok tanam, berdagang, melaut adalah kegemaran Beliau.

Sunan Muria sering dijadikan penengah dalam konflik internal kesultanan Demak 1518-1530. Ia adalah seorang yang mampu memecahkan masalah betapapun rumitnya. Solusi pemecahannya dapat diterima kedua belah pihak yang bersengketa.

Daerah  dakwah Beliau dari Jepara, Taju, hingga sekitar Pati dan Kudus.





SUNAN KALI JAGA/RADEN SYAID


SUNAN KALIJAGA/RADEN SYAID/LOKAJAYA/SYEKH MALAYA/PANGERAN TUBAN/RADEN ABDURRAHMAN

Lahir 1450 M ayahanda dari Sunan Giri.  Sunan Kaljaga adalah anak adipati Tuban yang bernama Arya Wilatika  keturunan Ronggolawe seorang tokoh pemberontak terhadap kerajaan majapahit.

Asal usul nama kalijaga karena Beliau pernah hidup di Cirebon tepatnya di dusun kalijaga dan beliau bersahat erat dengan Sunan Gunung Jati. Sedangkan masyarakat Jawa  mengaitkan dengan kebiasaan beliau yang gemar berendam  di kali atau "jagakali". Ada juga yang berpendapat berasal dari bahasa Arab "Qadli dzaga" yang merujuk kepada statusnya "penghulu suci" kesultanan.

Umurnya diperkirakan sekitar 100 tahun. Dengan demikian Ia mengalami masa pemerintahan Demak, Cirebon, Banter serta berakhirnya masa pemerintahan Majapahit. (!478 ), serta masa pemerintahan kesultanan pajang ( 1546 ), dan juga mulai berdirinya kerajaan Mataram dibawah pemimpin Panembahan Senopati

Sunan Kaljaga ikut merancang mesjid agung Demak dan Cirebon. Bahkan tiang tatal yang merupakan salah satu tiang penyanggah utama adalah hasil karya Beliau.


Dalam berdakwah Ia mempunyai pola yang sama dengan gurunya sekligus sahabatnya Sunan Bonang. Paham keagamaanya cenderung sufistik berbasis salaf bukan sufi panteistik pemujaan semata. Ia memilih berkeseniaan dan kebudayaan sebagai sarana dakwah. Ia sangat toleran terhadap budaya lokal. Ia berpendapat apabila islam sudah dipahami dengan sendirinya kebiasaan/kebudayaan lokal akan hilang dengan sendirinya.


Ia menggunakan seni ukir, wayang ,gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Dia adalah pencipta baju takwa, perayaan sekatenan, grebeb maulud,layang kalisada lakonwayang petruk jadi raja. Landskip pusat kota dengan alu-alun, mesjid dan dua pohon beringin adalah karyanya.


Sebagian Adipati di jawa masuk islam atas jasanya. Diantara merek adalah, Adipti Padanaran, Kebumen, Banyumas, serta pajang ( sekarang kota gede-jogja)




 Beliau dimakamkan di kadilangu yaitu arah selatan kota demak.


SUNAN GUNUNG JATI/SULTAN SYARIF HIDAYAHTULLAH


Lahir pada tahun 1448 dari ibu Rara Santang putri dari Raja Pajajaran Raden Manah Rarasa, sedangkan ayahnya Sultan Syarif Abdullah Maulana Huda seorang pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina.

Ia mendalami agama Islam sejak berusia 14 thn dari para ulama di Mesir. Sempat berkelana kebeberapa negara sebelum menetap di Cirebon. Atas restu kalangan ulama lainnya menyusul berdirinya kerajaan Demak Bintoro maka Ia pun mendirikan Kesultanan Cirebon yang dikenal sebagai Kesultanan Pakungwati. Ia memanfaatkan pengaruhnya sebagai putra (menantu) Raja Pajajaran untuk menyebarkan agama islam ke pesisir Cirebon, kepedalaman Pasundan atau Priangan.

Dalam berdakwah Ia cenderung menganut cara-cara timur tengah yang tegas dan lugas, namun Ia juga mendekati rakyat dengan membangun infra struktur berupa jalan-jalan yang menghubungkan antar wilayah. Bersama putranya maulana Hasanuddin  mereka melakukan ekspedisi ke  Banten. penguasa setempat yaitu Pucuk Umum menyerahkan dengan sukarela wilayah Banten yang kemudian menjadi cikal bakal Kesultanan Banten

Pada usia 89 thn Ia mundur dari jabatannya dan menekuni dakwah.

Ia wafat pada tahun 1568 dalam usia 120 thn dan di makamkan di daerah Cirebon dari arah barat.

SUNAN GIRI/RADEN PAKU/MUHAMMAD AINUL YAQIN.

SUNAN GIRI/RADEN PAKU/MUHAMMAD AINUL YAQIN/JAKA SAMUDRA/PRABU SATMATA/SULTAN ABDUL FAQIH

Lahir di Blambangan kini banyu wangi pada tahun 1442  M. Ayahnya Maulana Ishak adik dari Maulana Malik Ibrahim atau sunan Gresik.

Sunan Giri menuntuk ilmu di pesantren Sunan Ampel. Sempat berkelana ke Samudera Pasai  dan Malaka .

Mendirikan pesantren di daerah pebukitan Sido Mukti, selatan Gresik. Dalam bahasa jawa bukit adakah giri oleh karena itu beliau disebut Sunan Giri.

Pesantren nya bukan hanya sebagai tempat belajar agama islam, tetapi juga sebagai tempat pengembangan masyarakat. Konon karena  raja Maja pahit khawatir Beliau mencetuskan pemberontakan maka Beliau diberi kekuasaan untuk mengatur masyarakatnya dengan pemerintahan sendiri. Maka pesantrennya berkembang menjadi salah satu pusat kekuasaan yang disebut GIRI KEDATON. Sebagai pemimpin pemerintahan dengan gelar Prabu Satmata.

Ketika Raden Patah memisahkan diri dari Majapahit dan mendirikan kesultanan Demak. Sunan Giri  bertindak sebagai penasehat dan panglima perang. kesultanan Demak tidak lepas dari pengaruh Sunan Giri. Ia adalah Mufti ( pemimpin tertinggi agama islam) setanah jawa.

Giri Kedaton sanggup bertahan selama 200 tahun. Salah seorang penerus nya yang terkenal adalah  Amangkurt II yang pada abad ke 18 sangat gigih menentang voc.,

Para santri pesantren giri juga dikenal sebagai penyebar agama islam yang gigih ke berbagai pulau seperti Bawean, Kangean, Ternate, Nusa Tenggara dan Sulawesi.

Dalam ilmu keagamaan Beliau dikenal mempunyai yang luas dalam ilmu fiqih, sehingga masyarakat memberinya gelar Sultan Abdul Faqih.

Permainan anak-anak jelungan, ilir-ilir, cublak suweng, Gending  Asmaradana,pacung  lagu yang bernuansa islam adalah hasil karyanya.

SUNAN KUDUS/JAFFAR SHADIQ



Putra Syarifah (Putri Sunan Ampel) dan Sunan Ngundung, Seorang panglima perang Kesultanan Demak yang juga seorang keturunan  sultan di mesir yang merantau ke jawa.

Banyak berguru kepada , kemudian Beliau berkelana ke berbagai daerah tandus di Jawa Tengah seperti Sragen, Simo, hingga gunung kidul. 

Dalam berdakwah Beliau banyak mengadopsi cara gurunya Sunan kalijaga yang sangat toleran terhadap budaya setempat, bahkan cara penyampainya lebih halus. Pada masa itu para wali kesulitan mencari pendakwah ke daerah kudus yang penduduknya sangat teguh memegang agama mereka sebelumnya, sehingga para wali mengutusnya ke kudus.

Cara Sunan Kudus mendekat masyarakat kudus adalah dengan simbol-simbol agama hindu dan budha. Hal itu terlihat dari arsitektur mesjid kudus, bentuk menara dan pancuran wudhu yng melambangkan delapan jalan budha, suatu wujud kompromi yang dilkukan oleh Sunan kudus.

Suatu waktu Ia memancing masyarakat kudus untuk datang ke mesjid mendengarkan tablighnya. Ia menambatkan sapinya yang diberi nama kebo gumarang di halama masjid. Orang-orang hindu yang mengagungkan sapi menjadi simpati , apalgi ketika beliau memberi penjelasan tentang surat Al-Baqara yang berarti sapi betina. Sampai sekarang sebahagian masyarakat kudus yang tradisional masih menolak untuk menyembelih sapi.

Ia juga mengadopsi dan mengubah cerita 1001 malam dari masa kekhalifahan abasiyah tentang ketahuidan. Cerita itu Ia susun secara berseri sehingga masyarakat tertarik untuk mengikuti untuk mengikuti kelanjutannya.

Selain berdakwah Beliaupun pernah menjadi seorang panglima perang kerajaan demak sebagaimana ayahnya. Dimana beliau ikut bertempur menumpas pemberontakan Aria Jipang ketika kesultanan dimasa pimpinan Sultan Prawata.







SUNAN DRAJAT/RADEN SYARIFUDDIN/RADEN QOSIM




Lahir pada tahun 1470 M, anak dari Sunan Ampel dan dengan demikian ia bersaudara kandung dengan Sunan Bonang.

Beliau mendapat tugas dari ayahnya yaitu Sunan Ampel untuk berdakwah ke pesisir Gresik melalui laut. Ia kemudian terdampar di dusun jelog- pesisir Banjarwati atau Lamongan sekarang. Tetapi setahun kemudian Ia pindah 1 km ke selatan dan mendirikan pesantren Dalem Duwur yang kini bernama desa Drajat-Panciran-Lamongan.

Dalam berdakwah Sunan Drajat mengikuti cara ayahnya yaitu langsung dan tidak mendekati budaya lokal. Meski demikian Ia mengadopsi berkesenian  terutama seni suluk, maka Ia mengubah sejumlah suluk diantaranya suluk petuah" berilah tongkat pada yang buta, berilah makanan pada yang lapar, berilah baju pada yang telanjang.

Sunan Drajat dikenal sebagai seorang yang bersahaja dan suka menolong. Di pondok pesantrennya Ia banyak menampung anak yatim piatu dan fakir miskin.













SUNAN AMPEL




Sunan Ampel atau Raden Rahmat adalah putra dari Sunan gresik (Maulana Malik Ibrahim) dengan putri Champa. Ia diperkirakan lahir pada tahun 1401 di Champa. Champa ini adalah suatu negri kecil di Kamboja sedangkan menurut Raffles Champa adalah Jeumpa suatu daerah di  Aceh. Sunan Ampel datang ke Jawa pada tahun 1443 untuk menemui bibinya yaitu Dwarawati yang menikah dengan Raja Maja Pahit ketika itu Prabu Kertawijaya yang masih beragama Hindu . Jadi Ia tidak datang ke Jawa bersama ayahnya Sunan Gresik. 

Beliau bermukim di Ampel atau Ampel denta sekarang Wonokromo, Surabaya. Ampel denta adalah daerah berawa-rawa yang di hadiahkan oleh Raja Majapahit. Beliau mendirikan dan mengembangkan pesantren. Pada abad ke 15 pesantren tersebut menjadi sentra pendidikan yang sangat berpengaruh di Nusantara bahkan Manca Negara. Diantara muridnya adalah Sunan Giri dan Raden Patah Raja pertama Kesultanan Demak.

Sunan Ampel turut membidani lahirnya kerajaan islam I di jawa yaitu kerajaan Demak 25 km arah selatan dari kudus. Ia yang menunjuk muridnya Raden Patah putra dari Prabu Brawijaya  V Raja Maja pahit untuk menjadi Sultan demak yang pertama.


Sunan Ampel menikah dengan Nyi Ageng Manila, putri Adipati dari Tuban yang bernama Ari Teja. Mereka di karuniai empat orang anak yaitu, Putri Nyi Ageng Maloka, Maulana Madhum Ibrohim (Sunan Bonang), Syarifuddin ( Sunan Drajat), dan Syarifah yang merupakan ibu dari Sunan Kudus.


Pada tahun 1479  Sunan Ampel mendirikan mesjid agung Demak. Pada tahun 1481 Beliau wafat di Demak dan dimakamkan disebelah barat mesjid ampel Surabaya.




di kutip dari wikipedia, ensiklopedia bebas berbahasa indonesia dengan judul sunan ampel pada tanggal 13-11-2010

SUNAN GRESIK



Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim atau Syekh Maghribi atau Syekh Ibrahim Asmarakandi adalah anggota  wali songo. Beliau termasuk anggota wali songo yang paling senior karena termasuk anggota yang pertama-tama sekali. Syekh Maghribi gelar yang diberikan oleh masayarakat pada waktu itu , kemungkinan menisbakan asal beliau yang menurut beberapa riwayat berasal dari Maghribi,Maroko, Afrika Utara. , Selain itu ada juga menurut babad tanah jawi nama beliau adalah Syekh Ibrahim Asmarakandi yang menunjukan asal beliau dari Samarkand yaitu suatu daerah yang ada di Asia tengah. Akan tetapi pada prasasti di Gapura dimakam Beliau di Gresik pada baris kelima mengindikasikan Beliau berasal dari khasan yaitu suatu derah di Iran.


Saat pertama kali datang ketanah Jawa Beliau datang bersama ayahnya yaitu Syekh Jumadil Qubro dan adiknya yaitu Maulana Ishaq, sebagai pedagang rempah-rempah. Dearah Manyar adalah daerah yang pertama-tama mereka melakukan aktifitas, sebelum akhirnya oleh raja majapahit saat itu beliau di beri sebidang tanah di pinggir kota Gresik yang saat ini bernama desa Gapura.

Sebelum bermukin di gresik beliau yang saat pertama datang bersama ayah dan adiknya terlebih dahulu berpisah. Syekh Jumadil Qubro tetap di Jawa, sedangkan Maulana Malik Ibrahim pergi ke negeri Champa atau kamboja saat ini, dan adiknya Maulana Ishaq pergi ke Samudra Pasai yaitu suatu daerah di Provinsi Aceh. Di Negeri Champa Beliau menikah dengan putri RajaChampa dan di anugerahi dua orang putra yaitu Raden Rahmat Atau yang di kenal sebagai Sunan Ampel dan Raden Santri atau Said Ali Murtadha. Adapun Sunan Giri adalah anak dari adik beliau yaitu Maulana Ishaq.

Selain Syi'ar agama beliau juga mengajari masyarakat cara bercocok tanam dan mengobati orang sakit tanpa harus membayar. Sunan Gresik juga mendirikan pesantren-pesantren untuk mendidik kader-kader yang memperjuangkan penegakan agama Islam. Hingga saat ini Makam Beliau masih banyak orang yang berziara untuk menghargai usaha-usaha Beliau menyebarkan  agama Islam berabad-abad silam.

Pada tahun 1419 M beliau wafat dan dimakamkan di Gapura wetan, Gresik, Jawa Timur.





dikutip dari Ensiklopedia berbahasa Indonesia dengan judul SUNAN GRESIK pada tanggl 13 nov 2010