Sabtu, 30 Oktober 2010

WALI SONGO





Wali Songo atau wali sanga dikenal sebagai penyebar agama islam di tanah Jawa pada abad ke 14. Mereka para wali songo tinggal di tiga wilayah penting pantai utara pulau jawa, yaitu Surabaya-Gresik-Lamongan di jawa timur, Demak-Kudus-Muria di jawa tengah dan Cirebon di jawa barat.
Era wali songo adalah era berakhirnya dominasi hindu-budha dalam budaya nusantara untuk di ganti dengan budaya islam.




ARTI WALI SONGO


Ada beberapa pendapat tentang arti kata wali songo. Pertama adalah wali sembilan yang berasal dari bahasa jawa yaitu sanga, ada jg megatakan wali songo berarti mulia yg berasal dari kata tsana dari bahasa arab dan ada juga yang berpendapat sana yang berarti tampat. Pendapat lain mengatakan wali songo adalah majelis dakwah yang pertama di dirikan oleh Sunan Gresik yaitu Maulana Malik Ibrahim pada thn 1404 M / 808 H. Saat itu majelis wali songo beranggotakan Maulana Malik Ibrahim (sunan gresik) sendiri, Maulana Ishaq (Sunan wali Lanang),Maulana Ahmad Jumadi Kubro ( Sunan Kubrawi ), Maulana Muhammad al- Maghrabi ( Sunan Maghrabi), Maulana Malik Isra'il ( dari Champa ), Maulana Ali Akbar,Maulana Hasanuddin, Maulana 'Aliyuddin dan Syaik Subakir.
Dari sekian banyak wali songo tersebut ada sembilan nama yg terkenal yaitu :

Sunan Gresik  Maulana Malik Ibrahim. 
Sunan Ampe    Raden Rahmad.
Sunan BonangRaden Makhdum Ibrahim.
Sunan DrajatRaden Qosim.
Sunan KudusJa'far Shadiq.
Sunan Giri atau Raden Paku/'Ainul Yaqin.
Sunan Kalijag a atau Raden Said.
Sunan Muria Raden Umar Said
Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatulla


SUNAN GRESIK 

Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim adalah turunan ke 22 dari nabi Muhammad SAW. Sunan gresik diperkirakan lahir di Samarkan Asia Tengah . Maulana Malik Ibrahim / Sunan Gresik Dianggap sebagai salah satu orang yg pertama menyebarkan agama islam di tanah jawa. Sunan Gresik banyak merangkul masyarak jawa yg tersisihkan akibat kekuasaan Majapahit. Sunan Gresik mendirikan pondokan untuk belajar agama islam dilereng Gresik. Beliau Wafat pada tahun 1419.

SUNAN AMPEL 

Sunan Ampel atau Raden Rahmatadalah keturunan ke 22 dari nabi Muhammad SAW. Menurut riwayat Sunan Ampel adalah putra dari Ibrahim Zainuddin Al-Akbar yg menikah dengan Putri Champa yg bernama dewi condro dari dinasti Ming yg terakhir. Sunan Ampel dianggap sesepuh oleh para wali yg lain. Pesantrennya terdapat di Ampel denta Surabaya dan merupakan tempat penyebaran islam tertua di jawa.

SUNAN BONANG 

Sunan Bonang putra dari Sunan Ampel. Sunan Bonang Merupakan keturunan ke 23 dari nabi Muhammad. Sunan Bonang banyak berdakwah melalui kesenian. Sunan Bonang dikatan sebagai pengubah suluk Wijjil dan Tombok Hati yang masih sering di lagukan orang. Sunan Bonang diperkirankan wafaf pada tahun 1525 M.

SUNAN DRAJAT  

Sunan Drajat putra dari Sunan Ampel dengan nyi Ageng Manda putri dari adipati Tuban yg bernama Arya Teja dan merupakan keturunan ke 23 dari nabi Muhammad SAW. Sunan Drajat banyak berdakwah kepada rakyat kebanyakan. Sunan Drajat mengajarakan kedermawanan,kerja keras dan peningkatan kemakmuran sebagai pengamalan agama islam. Pesantren Sunan Drajat dijalankan secara mandiri bertempat di desa drajat lamongan. Sunan Drajat diperkirakan meninggal pada tahun1522 M.


SUNAN KUDUS 

Sunan kudus adalah putra Sunan Ngudung atau Raden Usman Aji dengan Syarifah Ruhil bergelar Nyi Anom Manyuran binti Nyi Ageng Malaka bin Sunan Ampel. Jadi cucu dari Sunan Ampel. Sunan Kudus keturunan ke 24 dari nabi Muhammad SAW. Sebagai seorang dari wali songo Sunan Kudus berperan dalam pemerintahan kesultanan Demak sebagai seorang panglima perang, Mursyid Tariqah dan seorang hakim peradilan negara. Sunan Kudus banyak berdakwah di kalangan penguasa dan priyayi jawa. Diantara muridnya adalah sunan Parwoto penguasa demak dan Raden Arya Penagsang Adipati Ariya panolan. Salah satu peninggalannya adalah Mesjid Menara Kudus. Ia wafat hn 1550 M.

SUNAN GIRI 

Sunan giri adalah putra Maulana Ishaq, merupakan murid Sunan Ampel dan saudara seperguruan sunan Bonang. Sunan Giri adalah pendiri giri kedaton, gresik. yang merupakan pusat penyebaran agama islam di wilayah jawa dan indonesia bagian timur,terutama di wilayah lombok dan Bima.

SUNAN KALIJAGA  

Sunan Kalijaga adalah putra dari adipati tuban. Sunan Kalijaga adalah murid dari Sunan Bonang. Sunan Kalijaga mengggunakan kesenian dan suluk untuk menyebarkan agama islam. Ilir-ilir dan gundul-gundul pacul umumnya dianggap sebagai hasil karya Sunan Kalijaga. Dalam suatu riwayat Sunan Kalijaga menikah dengan dewi saroh binti maulan ishaq, syarifah zainab binti syekh siti jenar serta ratu kano kediri binti raja kediri.

SUNAN MURIA 

Sunan Muria anak dari Sunan Kalijaga. Sunan Muria menikah dengan dewi sujunah putra dari sunan ngundung, dengan demikian sunan Muria adalah adik ipar dari Sunan Kudus.

SUNAN GUNUNG JATI 

Sunan Gunung jati Lahir pada tahun 1448 dari ibu Rara Santang putri dari Raja Pajajaran Raden Manah Rarasa, sedangkan ayahnya Sultan Syarif Abdullah Maulana Huda seorang pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina.

Sunan Gunung Jati mendalami agama Islam sejak berusia 14 thn dari para ulama di Mesir. Sempat berkelana kebeberapa negara sebelum menetap di Cirebon. Atas restu kalangan ulama lainnya menyusul berdirinya kerajaan Demak Bintoro maka Sunan gunung Jati pun mendirikan Kesultanan Cirebon yang dikenal sebagai Kesultanan Pakungwati. Sunan Gunung Jati memanfaatkan pengaruhnya sebagai putra (menantu) Raja Pajajaran untuk menyebarkan agama islam ke pesisir Cirebon, kepedalaman Pasundan atau Priangan.

Dalam berdakwah Sunan Gunung Jati cenderung menganut cara-cara timur tengah yang tegas dan lugas, namun Sunan Gunung Jati juga mendekati rakyat dengan membangun infra struktur berupa jalan-jalan yang menghubungkan antar wilayah. Bersama putranya maulana Hasanuddin mereka melakukan ekspedisi ke Banten. penguasa setempat yaitu Pucuk Umum menyerahkan dengan sukarela wilayah Banten yang kemudian menjadi cikal bakal Kesultanan Banten.
Pada usia 89 thn Sunan Gunung Jati mundur dari jabatannya dan menekuni dakwah.
Sunan Gunung Jati wafat pada tahun 1568 dalam usia 120 thn dan di makamkan di daerah Cirebon dari arah barat.


Adapun bebarapa tokoh wali songo yang terkenal adalah Raden Fatah angkatan ke 4 ( 1466-1513), Syekh Siti Jenar yang menggntikan Sunan Ampel angkatan ke 5 ( 1513-1533 ), Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir angkatan ke 8





sumber Wikipedia (ensiklopedia bebas berbahasa indinesia)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar